Kamis, 16 Mei 2013

MULTI KECERDASAN (MULTIPLE INTELLIGENCE)



MULTI KECERDASAN
(MULTIPLE  INTELLIGENCE)
----------------------------------------------------------------------------------------------------


1. Pengertian Kecerdasan.
Gardner (2000) memaparkan pengertian kecerdasan mencakup tiga faktor, yakni :
a.     Kemampuan   untuk   menyelesaikan   masalah   yang   terjadi   dalam kehidupan manusia.
b.    Kemampuan  untuk  menghasilkan  persoalan-persoalan  baru  untuk diselesaikan.
c.     Kemampuan  untuk  menciptakan  sesuatu  yang  akan  memunculkan penghargaan dalam budaya seorang individu.


2. Dulu Tunggal, Kini Multi
Dulu orang mengira bahwa kecerdasan seseorang itu bersifat tunggal, yakni dalam satuan IQ (Intelligence  Quotient) seperti selama ini kita kenal. Dampak negatif atas persepsi ini adalah siswa yang rendah kecerdasan “akademik tradisionalnya”,      yakni matematika  dan verbal   (kata-kata), seakan tidak dihargai di sekolah dan masyarakat luas. Kini tradisi yang sudah  berlangsung  hampir  seabad  tersebut,                                       sudah  terbongkar  dan terkuaklah bahwa ternyata kecerdasan manusia itu banyak rumpunnya. Kecerdasan itu multidimensional, banyak cabangnya. Jadi TIDAK ADA SISWA  YANG  BODOH,  setiap  siswa  mempunyai  rumpun  kecerdasan masing-masing!


3. Multi Kecerdasan (Multiple Intelligence)
Ada delapan rumpun multiple intelligence yakni :
a.   Kecerdasan Linguistik (Word Smart) atau Cerdas Berbahasa
Kemampuan        menggunakan  kata  secara  efektif,  baik  secara  lisan
(misalnya  :  pendongeng,  orator)  maupun  secara  tertulis  (misalnya  :

pengarang, wartawan). Kecerdasan Linguistik mencakup kemampuan menggunakan kata, bahasa, bunyi, retorika, dan lain-lainnya.
b.  Kecerdasan matematis-logis (Number Smart atau Cerdas Angka) Kemampuan menggunakan angka dengan baik (misalnya : ahli statistik, matematika, akuntan) dan melakukan penalaran secara tepat (misalnya
: ilmuwan, pemrogram komputer, ahli logika). Kecerdasan ini meliputi
kepekaan  pada  pola  dan  hubungan  logis,  hubungan  sebab  akibat, proses kategorisasi, klasifikasi, generalisasi, penghitungan, pengujian, hipotesis, dan pengambilan keputusan.
c.   Kecerdasan Spasial ( Cerdas Gambar)
Kemampuan melahirkan persepsi dimensi spasial-visual (keruangan) secara akurat (misalnya : pilot, pengemudi, pemburu, pramuka) dan menransformasikan (dekorator interior-eksterior, arsitek, pelukis, penemu).  Komponen  intinya  adalah  kepekaan  pada  warna,  garis, bentuk, ruang, dan hubungan antarunsur tersebut.
d.  Kecerdasan Kinestetik-Jasmaniah. (Body Smart) atau Cerdas Tubuh Keahlian menggunakan seluruh tubuh untuk mengekspresikan pikiran dan perasaan (misal  : aktor, pemain pantomim-operet, penari, atlit) dan    keterampilan    menggunakan    tangan    untuk    mencipta    atau mengubah (misalnya : pengrajin, teknisi mesin mekanik, dokter bedah, pengukir).  Kecerdasan  ini  mencakup  kemampuan  fisik  yang  spesifik antara   lain   :   koordinasi,   keseimbangan,   keterampilan,   kekuatan, ketepatan, dan lin-lainnya.
e.   Kecerdasan Musikal ( Cerdas Musik dan Nada Suara)
Kemampuan mengerjakan bentuk-bentuk musikal dengan cara melahirkan persepsi (pengguna musik), membedakan (kritikus musik) mengubah (composer) dan mengekspresikan (penyanyi). Komponen dasar kecerdasan musikal adalah kepekaan pada irama, pola titi nada/melodi, warna suara suatu lagu.
f.   Kecerdasan Interpersonal (Self Smart) atau Cerdas Diri
Kemampuan membuat persepsi dan membedakan suasana hati, keinginan  motivasi,  dan  perasaan  orang  lain.  Komponen  utamanya

adalah kepekaan pada  ekspresi wajah, suara, gerak, isyarat, merespon, dan persuasi (mempengaruhi).
g.   Kecerdasan Intrapersonal (People Smart) atau Cerdas Bergaul Kemampuan memahami  diri sendiri dan bertindak atas pemahaman diri  tersebut.  Termasuk  juga  memahami  secara  tepat  kekuatan  dan keterbatasannya,         menyadari             suasana  hati,                                    keinginan      motivasi, temperamen/watak disiplin diri, dan harga diri.
h.  Kecerdasan Naturalis (Cerdas Alam)
Keahlian mengendalikan dan mengkategorikan spesies flora dan fauna dan alam sekitar.   Kemampuan dasarnya adalah kepekaan terhadap gejala alam dan menyikapi makhluk hidup.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar